Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja Penggilingan Daging Menggunakan Metode HIRARC

Authors

  • Erniyani Erniyani Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Keselamatan Kerja; Risiko Kecelakaan; Alat Pelindung Diri; HIRARC; Penggilingan Daging

Abstract

Industri pengolahan makanan, khususnya penggilingan daging, merupakan sektor yang sangat bergantung pada peralatan mekanis dan keterampilan tenaga kerja manusia. Proses penggilingan daging melibatkan penggunaan mesin pemotong, penggiling, dan peralatan bantu lainnya yang memiliki risiko tinggi jika tidak dioperasikan dengan benar. Kurangnya perhatian terhadap keselamatan kerja dalam aktivitas ini sering menjadi penyebab utama kecelakaan di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko kecelakaan kerja pada industri penggilingan daging menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Industri ini memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan mesin mekanis dan lingkungan kerja yang lembap serta licin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan berbagai potensi risiko, seperti tersengat listrik, tangan tersangkut mesin, luka sayat, hingga gangguan pendengaran dan iritasi akibat bahan kimia. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan matriks kombinasi antara tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Risiko tertinggi terdapat pada aktivitas memasukkan daging ke mesin. Pengendalian risiko meliputi pemasangan pelindung mesin, pelatihan SOP, penggunaan alat pelindung diri, serta peningkatan pengawasan dan kebersihan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan keselamatan kerja pada industri kecil dan menengah, serta menjadi referensi dalam penyusunan SOP dan program pelatihan K3 yang lebih efektif.

Downloads

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles