Pengembangan Produk Alat Pengaduk Pupuk Secara Manual Dengan Metode Desain For Manufacture And Assembly

Authors

  • Fahri Anwar Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.58227/jiei.v3i01.249

Keywords:

Design for Manufacture and Assembly; Operation Process Chart; Inovasi Teknologi.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pengaduk pupuk manual dengan pendekatan Design for Manufacture and Assembly (DFMA) guna meningkatkan kemudahan proses produksi dan efisiensi perakitan. Alat ini dirancang menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor, dengan sistem penggerak mekanik sederhana yang terdiri atas sepuluh komponen utama yang dapat dioperasikan secara manual maupun menggunakan dinamo listrik sebagai alternatif. Metode DFMA digunakan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi antara desain awal dan desain usulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain awal memiliki efisiensi perakitan sebesar 0,417 atau 42%, sedangkan desain usulan menunjukkan efisiensi sebesar 0,352 atau 35%. Menariknya, meskipun desain usulan memiliki jumlah komponen yang lebih sedikit (48 komponen) dan membutuhkan waktu perakitan yang lebih singkat (408 menit) dibandingkan dengan desain awal (77 komponen dan 553 menit), efisiensi perakitannya justru lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi perakitan tidak hanya ditentukan oleh jumlah komponen dan waktu, tetapi juga oleh kemudahan dan keterpaduan dalam proses perakitan. Rancangan  ini dapat menjadi solusi teknologi tepat guna bagi petani dan pelaku UKM dalam meningkatkan efisiensi proses pencampuran pupuk organik maupun cair secara praktis dan ekonomis.

Downloads

Published

2025-04-30 — Updated on 2025-04-30

Versions

Issue

Section

Articles