Perhitungan Volume Produksi Menggunakan Break Even Point (UMKM Tahu XYZ)

Authors

  • Alan Roso Dewanto Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Yogyakarta
  • David Mulyana Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Leo Deby Eko Saputra Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Joko Sutopo Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.58227/jiei.v1i02.85

Keywords:

BEP, POM for Windows, Tahu.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Break Even Point (BEP) sebagai alat perhitungan yang diperlukan untuk menentukan volume penjualan yang harus dicapai oleh UMKM Produksi Tahu XYZ. BEP merupakan titik impas di mana total biaya sama dengan total pendapatan, di mana laba bersihnya adalah nol. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pemilik UMKM Tahu XYZ dalam mengetahui titik di mana usaha mereka mencapai titik impas dan mulai mencapai keuntungan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan mempertimbangkan biaya tetap sebesar Rp 90.450, biaya variable sebesar Rp 279.000, dan harga jual per unit tahu kuning sebesar Rp 200.000 sedangkan untuk tahu putih Rp 170.000. Data yang digunakan untuk analisis BEP dikumpulkan dengan cara wawancara dan juga dari catatan keuangan dan laporan penjualan UMKM Produksi Tahu XYZ. Tujuan penerapan teknologi informasi khususnya POM for Windows untuk memaksimalkan pendapatan produksi UMKM XYZ adalah untuk memperkirakan keuntungan maksimal yang dapat diperoleh dari setiap produksi tahu dalam satu hari dengan lebih tepat sehingga perhitungannya lebih tepat. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan metode BEP.

Downloads

Published

2023-11-29 — Updated on 2023-10-31

Versions