Persepsi Mahasiswa PGSD terhadap Cakupan Industri dalam Program Magang Berdampak

Isi Artikel Utama

A. Muh. Ali

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Makassar terhadap relevansi, tantangan, dan harapan mereka dalam pelaksanaan Program Magang Berdampak. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa. Namun, bagi mahasiswa PGSD, kebijakan ini menghadapi kendala karena sekolah dasar belum diakui sebagai bagian dari industri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan penyebaran angket kepada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memahami pentingnya program tersebut, tetapi mengalami kebingungan karena lokasi magang yang tersedia tidak sesuai dengan bidang kependidikan. Mereka juga berharap agar sekolah dan lembaga edukatif nonformal diakui sebagai “industri pendidikan”. Temuan ini menegaskan perlunya peninjauan ulang dan redefinisi konsep industri dalam kebijakan MBKM agar pelaksanaan Program Magang Berdampak lebih relevan bagi calon guru sekolah dasar

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ali, A. M. (2025). Persepsi Mahasiswa PGSD terhadap Cakupan Industri dalam Program Magang Berdampak. GENIUS: Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), 29–39. https://doi.org/10.58227/gjipp.v3i2.313
Bagian
Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Referensi

Aeni, A. N. (2019). Persepsi guru SD dan mahasiswa calon guru SD tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Muaddib: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan, 15(1), 72–86. https://doi.org/10.17509/md.v15i1.21650

Adilah, Y. N., Julia, J., & Karlina, D. A. (2023). Keselarasan pengalaman magang mahasiswa PGSD dengan pengembangan kompetensi pedagogik: Perspektif mahasiswa program magang. Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan, 13(1), 108–119. https://doi.org/10.30598/pedagogikavol13issue1page108-119

Ardyan, E., Boari, Y., Akhmad, A., Yuliyani, L., Hildawati, H., & Judijanto, L. (2023). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif: Pendekatan metode kualitatif dan kuantitatif di berbagai bidang. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ambarwati, A. (2023). Pengantar memahami 18 nilai pendidikan karakter. (E-book). ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/377018936_Pengantar_Memahami_18_Nilai_Pendidikan_Karakter

Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.

Gustiawan, W., Sari, M. P., & Septivani, M. D. (2025). Menggagas paradigma baru kurikulum: Strategi, inovasi, dan implementasi dalam transformasi pendidikan vokasi. Penerbit KBM Indonesia.

Hasbullah, H. (2020). Pemikiran kritis John Dewey tentang pendidikan. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 10(1), 45–56.

Mashabri, S. (2024, 30 Juli). Kemendikbud pastikan Program Magang Merdeka tetap jalan, ini jadwal barunya. Kompas.com. https://www.kompas.com/edu/read/2024/07/30/081900171/kemendikbud-pastikan-program-magang-merdeka-tetap-jalan-ini-jadwal-barunya

Muhsin, H. (2021). Kampus Merdeka di era New Normal. Dalam Masa depan Kampus Merdeka & Merdeka Belajar: Sebuah bunga rampai dosen (hlm. 143–150).

Rijal, A. (2022). Mengembangkan e-learning mata kuliah pembelajaran matematika SD berbasis aplikasi Moodle program studi PGSD. USK Press

Santika, I. G. N. (2021). Grand desain kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Jurnal Education and Development, 9(2), 369–377.

Siregar, P., Betawi, I., & Ababil, J. B. (2019). Paradigma Wahdah al-‘Ulum perspektif transdisipliner. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 209–220.