Persepsi Orang Tua terhadap Risiko Ketergantungan Permainan Peran Digital dan Implikasinya terhadap Literasi Digital dalam Konteks Sosial
DOI:
https://doi.org/10.58227/gjipp.v4i1.382Keywords:
Literasi Digital Keluarga, Mediasi Orang Tua, Role-Playing Games, Sekolah Dasar, Perilaku DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi orang tua terhadap dampak role-playing games (RPG) berbasis Android pada anak sekolah dasar di Indonesia, dengan fokus pada risiko penggunaan, strategi mediasi keluarga, dan kebutuhan literasi digital. Penelitian menggunakan desain concurrent mixed-methods dengan melibatkan 152 orang tua atau wali siswa sekolah dasar melalui kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa meskipun orang tua mengakui manfaat sosial RPG, persepsi terhadap risiko penggunaan cenderung lebih dominan, terutama terkait kebutuhan aturan penggunaan game yang jelas dan kesulitan anak menghentikan aktivitas bermain. Analisis tematik mengidentifikasi tema utama berupa ketergantungan dan gangguan akademik, rendahnya supervisi orang tua, kebutuhan regulasi waktu layar, serta penguatan literasi digital keluarga. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan persepsi antara orang tua, siswa, dan guru terkait dampak sosial penggunaan RPG pada anak sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pemahaman orang tua terhadap ekosistem permainan digital memengaruhi efektivitas mediasi penggunaan game pada anak. Oleh karena itu, penguatan literasi digital keluarga melalui komunikasi aktif, penyusunan aturan penggunaan game secara kolaboratif, dan peningkatan kolaborasi antara keluarga serta sekolah diperlukan untuk mendukung perilaku digital yang lebih sehat pada anak usia sekolah dasar.
References
Anisa, A. R. (2025, June). Digital literacy in the family (Case study of restricting YouTube use in children). In Jogjakarta Communication Conference (JCC), 3(1), 92–98.
Bao, K., Wu, S., Oubibi, M., & Cai, L. (2025). Internet gaming disorder among rural left-behind children in China: A sociological qualitative study. Psychology Research and Behavior Management, 18, 387–403. https://doi.org/10.2147/PRBM.S496951
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Budiawan, N., Sari, N., & Sujiah, S. (2024). Intensitas bermain game online dengan kecenderungan perilaku agresif pada agregat remaja. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 5, 253–263. https://doi.org/10.36590/kepo.v5i2.1098
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2017). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.
Granic, I., Lobel, A., & Engels, R. C. M. E. (2014). The benefits of playing video games. American Psychologist, 69(1), 66–78. https://doi.org/10.1037/a0034857
Hamidah, A., & Ain, S. Q. (2025). Hubungan game online terhadap fokus belajar siswa sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(4), 6049–6060.
Lobel, A., Engels, R. C. M. E., Stone, L. L., Burk, W. J., & Granic, I. (2017). Video gaming and children’s psychosocial wellbeing: A longitudinal study. Journal of Youth and Adolescence, 46(4), 884–897. https://doi.org/10.1007/s10964-017-0646-z
Muppalla, S. K., Vuppalapati, S., Pulliahgaru, A. R., & Sreenivasulu, H. (2023). Effects of excessive screen time on child development: An updated review and strategies for management. Cureus, 15(6). https://doi.org/10.7759/cureus.40608
Paquette, D., & Ryan, J. (2001). Bronfenbrenner’s ecological systems theory. National-Louis University.
Setiowati, A., Prasetya, F. F. D., & Alviyana, M. (2025). Penyebab dan dampak kecanduan game online pada perkembangan siswa sekolah dasar. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(3), 1474–1484. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i3.6097
Sidiq, M., Janakiraman, B., Kashoo, F., Jastania, R., Alhusayni, A. I., Alzahrani, A., Chahal, A., Thiyagarajan, A., Khan, I., Kumar, C., Vasanthi, R. K., Alanazi, F., Ahmad, M., Sehgal, C. A., Khan, S., & Alghadier, M. (2025). Screen time exposure and academic performance, anxiety, and behavioral problems among school children. PeerJ, 13, e19409. https://doi.org/10.7717/peerj.19409
Yenita, A., & Syofriend, Y. (2021). Perspektif orang tua terhadap pendidikan anak usia dini di Kelurahan Puhun Pintu Kabun Kecamatan Mandiangin Koto Salayan Kota Bukittinggi. Jurnal Cikal Cendekia, 2(1), 24–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 A. Muh. Ali, Hardiyanti Hatibu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
GENIUS: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran is an Open Access Journal.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.







9.png)


